Cara Ajukan Take Over Kredit Mobil di BFI Finance

Masyarakat kota Bandung, Cimahi dan Soreang ternyata banyak yang menyukai program take over kredit mobil milik leasing BFI. Tidak banyak Multi Finance yang menyediakan layanan ini terkait dengan dana talangan yang biasanya dibutuhkan dalam proses perpindahan program perusahaan pembiayaan. Pengeluaran biaya penalangan tanpa adanya agunan apapun memang cukup riskan. Itulah sebabnya program alih kreditur tidak banyak yang bisa menyediakan. Dan PT. BFI Finance Indonesia memiliki cara tersendiri agar meminimalisir resiko.

Cara Take Over Bpkb

Berikut ini cara yang dilakukan oleh leasing BFI Finance Bandung di dalam melakukan take over (ambil alih) terhadap kredit mobil nasabah. Proses ini juga dapat berlaku di seluruh Indonesia. Kami memiliki beberapa tahap yang harus dilalui, diantaranya:

Proses Analisa Kelayakan

pinjaman take over kredit mobil di bfi finance

Syarat Pinjaman

  • Mengacu pada persyaratan pinjaman gadai bpkb mobil reguler (seperti selayaknya jika bpkb sudah ada). Sekalipun debitur bisa menunjukkan agunan terkait kredit yang belum selesai, tetapi data dokumen lainnya harus ada.
  • Pinjaman dana tunai ambil alih kredit mobil di BFI memiliki syarat tambahan yang wajib yaitu sisa angsuran maksimal 12 bulan lagi. Jika lebih dari itu, maka tidak dapat diproses, kecuali jika sisa hutang secara nominal jauh lebih kecil dari nilai pencairan kantor BFI Finance di Cimahi, Soreang maupun Bandung.
  • Nasabah harus memiliki record pembayaran angsuran yang bagus di leasing atau bank sebelumnya. Jika pernah menunggak di atas 30 hari, maka dapat dipastikan permohonan pendanaan ditolak. Jika denda yang timbul dari keterlambatan harian (kurang dari 30 hari), dan frekuensinya cukup sering, maka nilai pencairan diturunkan, mengacu pada besaran angsuran. Analis kredit beranggapan bahwa pada angsuran lama saja sering terjadi keterlambatan. Sehingga pada cicilan yang baru wajib lebih kecil dari nominal sebelumnya. Itu berarti jumlah pinjaman taking over tidak mungkin mencapai plafon maksimal.

Proses Ambil Alih Pinjaman

Jika permohonan anda disetujui dengan besarnya pencairan sudah disepakati, maka debitur diminta datang ke kantor untuk menjalani proses take over. Pastikan membawa berkas-berkas yang dibutuhkan, terutama KTP asli yang merupakan syarat pelunasan di lembaga keuangan sebelumnya. Ada 2 cara yang ditawarkan oleh kantor BFI di soreang, Bandung dan Cimahi kepada nasabah, yaitu:

  1. Bersama-sama dengan pihak leasing BFI untuk melakukan pengambilan BPKB mobil.
  2. Memberikan surat kuasa pengambilan bpkb disertai penyerahan KTP asli yang sesuai dengan data di leasing sebelumnya.

Jika pihak kami telah melakukan pembayaran dana talangan ke leasing atau bank sebelumnya, maka selanjutnya menunggu pengeluaran bpkb. Jika buku kepemilikan kendaraan ini sudah masuk ke kantor cabang BFI, maka selisih dana akan ditransfer ke rekening nasabah.

Perlu anda ketahui bahwa proses pinjaman ambil alih kredit ini tidak dapat dilakukan jika pengeluaran bpkb mobil membutuhkan waktu berhari-hari. Itulah sebabnya tidak semua perusahaan kreditur dapat ditangani. Kami hanya dapat melakukan take over kredit di perbankan, leasing, bpr dan pegadaian saja. Layanan pegadaian Cimahi, Bandung dan Soreang sudah sering bertransaksi dengan kami.

Demikianlah penjelasan detail dan terperinci tentang cara-cara mengajukan program pinjaman take over pembiayaan mobil di kantor cabang BFI yang ada di Jawa Barat. Program ini bukanlah melakukan ambil alih kepemilikan, karena mobil masih tetap anda miliki. Ini merupakan solusi kebutuhan dana jika nasabah tidak dapat menggadaikan bpkb mobil karena masih kredit.

Bagikan Info Pinjaman